Thursday, December 6, 2012

I Hate Ipad and other Tablet named “Tab”

Sejak Alan Kay seorang ilmuwan computer mengungkapkan ide Tablet PC pada tahun 1968 melalui makalahnya yang diterbitkan pada tahun 1972 dengan konsep perangkat yang menurutnya sempurna untuk pendidikan anak-anak sekolah dan dinamakan “Dynabook”. Kini ide tersebut telah terjadi dengan sempurna, namun bukan untuk pendidikan anak sekolah tapi lebih kepada gengsi, portabilitas, hiburan dan komunikasi.

Konsep bentuk dan fungsi tablet pc kemudian berbeda dalam realisasinya, Apple yang memulai pertama kali sebuah PDA yang berbentuk seperti handphone dengan keypad touchscreen, yang lainnya membuat tablet yang dikembangkan dari bentuk notebook/ laptop dengan kemampuan touchscreen dan layar yang dapat dilipat serta diputar 360°. Hingga beberapa waktu tablet pc berbasiskan notebook lebih dominan disukai. Sementara perkembangan tablet tanpa keyboard sedikit berjalan lambat. Hal ini mungkin karena spesifikasi hardware dari tablet pc berbasis notebook tidak berbeda dengan laptop pada umumnya sehingga penggunaannya multi fungsi, baik itu untuk bekerja, presentasi, pengolah gambar, maupun hiburan tanpa mengurangi sisi portabilitasnya.

Sayangnya kedua kelebihan utama diatas harus ditebus dengan harga yang tinggi, sehingga tidak banyak orang yang dapat menikmatinya. Bobot nya pun terbilang berat disamping ukuran juga cukup besar dan tebal. Produsen computer Hewlet & Packard (HP) pernah mencoba memproduksi seri tablet pc murah dengan kualitas baik yakni seri TX, namun entah mengapa HP menghentikan seri TX tersebut padahal banyak pihak terutama mahasiswa dan professional yang menyukainya.

Dengan perkembangan teknologi prosesor yang semakin rumit dan kecil maka mulai muncul “tablet” dengan bentuk sangat berbeda dan memang benar-benar tablet. Keyboard yang biasa terintegrasi dihilangkan dan hanya layar berukuran lebih besar dari smartphone touchscreen. Ya.. “tablet pc” saat ini sebenarnya merupakan smartphone touchscreen atau PDA dengan layar yang lebih besar ! Kebanyakan malah merupakan smartphone berlayar besar dengan menghilangkan fungsi “phone” nya. Kecepatan prosesor jangan ditanya, saat ini sudah ada prosesor multicore untuk tablet, dan dari sisi biaya dapat ditekan sehingga tablet versi ini harganya jauh lebih murah dibandingkan tablet pc versi notebook yang harganya selangit. Jangan lupa kekuatan lainnya adalah penggunaan daya batere lebih efisien. Lihat saja OS yang digunakan, umumnya sama persis dengan yang digunakan smartphone, yang paling popular saat ini adalah: Android, windows mobile/windows 7 versi mobile dan tentu saja iOS.

Ternyata terjadi perubahan pada konsumen sejak Apple dengan gagah-nya membentuk image dan gengsi pencinta gadget dunia melalui tablet yang menurut saya minim fungsi menjadi sesuatu yang dianggap luar biasa! Keberhasilan Ipad ini diikuti oleh Samsung dengan Galaxy Tab yang didukung OS keluaran Google yang juga mendapat sambutan luar biasa karena open source-nya yakni Android. Masyarakat nyaris sudah melupakan pc tablet yang berbentuk laptop/ notebook namun terbuai dengan tablet mungil nan ringan berdaya efisien dengan menurut saya fungsi-nya lebih kepada untuk kesenangan dan gaya.

Bayangkan betapa penuh perjuangannya untuk meng-update blog, menulis artikel, melakukan editing pekerjaan, apalagi untuk update/ modifikasi/ pembuatan website dan grafis. Butuh kesabaran dan keahlian barangkali untuk mengetik di keypad touchscreen yang mungil. Bayangkan pula betapa menyenangkannya memainkan Angrybird dan games lainnya serta membaca e-book dan berbagai fitur yang bisa didownload dengan mudah yang mempesona. Heh..ini memang bukan untuk kerja! Setidaknya menurut pendapat saya! 

Saya bersyukur, terima kasih kepada FUJITSU – pabrikan Jepang yang tetap mempertahankan bentuk dan karakteristik PC tablet seperti notebook! Tapi harga-nya itu masih kurang terjangkau. Asus dengan transformer-nya memang menggiurkan namun menurut saya masih butuh berbagai penyesuaian dan perbaikan, diantaranya karena menggunakan OS Android maka masalah ada di kompatibilitas untuk berbagai aplikasi yang umum digunakan bagi pengguna seperti Photoshop, pengolah web, dan lainnya. 

Saatnya saya mengatakan : Saya butuh PC Tablet sebenarnya! Yang seperti ini:
• Layar mimimal 10” maksimal 13” dapat diputar dan dilipat 360°
• Tipis setipis Macbook Air.
• Ringan dan kuat
• Prosesor kuat minimal Intel I3 atau AMD Brazos
• Kartu grafis discrete
• Baterai kuat dan tahan minimal 8 jam
• Memori minimal 2GB
• Hardisk SSD
• OS Windows 7 atau 8
• Harga sedikit di atas Galaxi Tab – sekitar 6-8jt.

Hayo.. siapa yang mau? Tapi, mungkinkan itu? Melihat dari teknologi yang sudah maju saat ini, saya kira sebenarnya semudah membalikan tangan. Kita tunggu saja!

No comments:

Post a Comment